Menuliskan adalah suatu pemikiran atau ide yang dituangkan dalam bentuk tulisan.
Rabu, 28 Februari 2024
Barakallah Fii umriik sayang
Jumat, 02 Desember 2022
Malaikat tanpa sayap
Kamis, 10 November 2022
3 Dosa Besar Dalam Pendidikan
3 dosar besar dalam pendidikan. Dosa besar tersebut adalah kekerasan, perundungan dan intoleransi.
Kenapa disebut dosa besar? Mungkin pihak kemendikbudristek hanya ingin menggugah para warga pendidikan agar bisa menggeliat melihat berbagai kasus yang terjadi. Kasus kekerasan anak dalam rumah tangga, perundungan dan penelantaran peserta didik karena harus segera ditangani demi keselamatan masa depan generasi penerus bangsa Indonesia.
Melihat banyaknya kasus tersebut membuat hati miris, begitu banyak ancaman terhadap peserta didik. Ancaman lingkungan tidak hanya datang dari lingkungan sekolah, tetapi dari lingkungan terdekat yaitu keluarga dan masyarakat. Anak adalah buah hati yang tak ternilai harganya untuk sebuah keluarga, maka dari itu menjaganya untuk tumbuh baik dan berkembang sebagaimana yang diharapkan adalah merupakan kewajiban mutlak bagi kedua orang tua yaitu ayah dan ibu. Bagaimana memilih pendidikan yang baik, pergaulan yang baik, lingkungan yang mendukung sudah sepantasnya orang tua wajib mengarahkan anak.
Kemendikbudristek dan Dinas Pendidikan baik kabupaten maupun kota bersama-sama KPAI diharapkan dapat melakukan sosialisasi terkait Permendikbud No. 82 Tahun 2015 tentang pencegahan dan penanganan kekerasan di lingkungan sekolah. KPAI mendorong ada sosialisasi dan edukasi bagi para pendidik untuk memahami psikologi perkembangan anak, UU no 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan anak dan Konvensi Hak Anak (KHA).
Kekerasan merupakan setiap perbuatan terhadap anak yang berakibat timbulnya kesengsaraan atau penderitaan secara fisik, psikis, seksual, dan/atau penelantaran, termasuk ancaman untuk melakukan perbuatan, pemaksaan, atau perampasan kemerdekaan secara melawan hukum (Pasal 15a UU 35/2014). Berdasarkan pengertian tersebut kekerasan terbagi ke dalam beberapa bentuk, yaitu; fisik, psikis/ emosional, seksual, penelantaran dan eksploitasi. Oleh karenanya Negara hadir dalam melindungi anak di berbagai satuan pendidikan.
Setiap Anak berhak mendapatkan perlindungan di satuan pendidikan dari kejahatan seksual dan Kekerasan yang dilakukan oleh pendidik, tenaga kependidikan, sesama peserta didik, dan/atau pihak lain. (Pasal 9 Ayat 1a, UU 35/2014).
Segala bentuk penindasan atau kekerasan yang dilakukan dengan sengaja oleh satu orang atau sekelompok orang yang lebih kuat atau berkuasa terhadap orang lain, dengan tujuan untuk menyakiti dan dilakukan secara berulang dikenal dengan istilah perundungan.
Perundungan dilakukan secara sadar dan sengaja karena terjadi beulang kali dan adanya kesenjangan kekuatan atau kuasa.
Dari beberapa kasus yang terjadi perundungan dapat dikategorikan ke dalam 4 kategori;
Perundungan Fisik: memukul, menendang, mendorong, meludahi, mengambil/ merusak hak milik orang lain dengan paksa.
Perundungan Verbal: mengejek, menghina, menggunakan panggilan negatif atau komentar rasis, bahasa bernada sekusal, mengancam
Perundungan Relasional: menyebakan rumor negatif mengenai orang lain; mengeluarkan, mengabaikan dan mengisolasi seseorang dalam suatu kelompok; membocorkan rahasia seseorang kepada pihak ketiga; memanipulasi hubungan dan merusak persahabatan
Cyber Bullying: mengirim atau mengunggah (posting) kata – kata maupun gambar yang intimidatif dengan menggunakan alat komunikasi digital ke berbagai aplikasi atau platform, umumnya media sosial atau pesan singkat
Jenis perundungan yaitu Vertical Bullying adalah bentuk perundungan yang dilakukan oleh senior kepada junior. Jenis bullying yang dilakukan bisa secara fisik, verbal, relasional, maupun cyberbullying. Di masyarakat nampaknya hal ini perlakuan yang biasa dilakukan dan sudah menjadi mafhum perlakuam dari senior kelasnya kepada juniornya, padahal hal inilah benih-benih praktik yang tidak baik yang dipupuk dan berkembang sampai anak tersebut tumbuh dalam kebiasaan yang dapat meresahkan pendidik, orangtua maupun masyarakat itu sendiri.
Kasus yang terbaru yang membuat merinding, kasus perundungan yang dialami anak berinisial FH berusia 11 tahun di Singaparna, Tasikmalaya, Jawa Barat, menurut Komisi Perlindungan Anak Indonesia tergolong berat dan kompleks lantaran korban mengalami kekerasan secara fisik, seksual, dan psikologis dan mengakibatkan korban meninggal dunia. Pelaku menjadikan korban sebagai obyek perlakuan seksual terhadap seekor hewan, yang sudah tidak manusiawi lagi.
Dosa besar lainnya dalam pendidikan yaitu intoleransi, salah satu kasus yang terjadi di Indonesia yaitu penyerangan terhadap rumah ibadah, timbulnya berbagai pergerakan fanatisme untuk melawan pemerintah.
Munculnya intoleransi disebabkan oleh empat faktor, pertama pandangan keagamaan sektarian, kedua populisme agama, ketiga politisi yang memanfaatkan agama dan yang terakhir yaitu pendirian rumah ibadah yang dilarang atas dasar agama, sehingga menimbulkan intoleransi. Kasus intoleransi masih sering terjadi di sejumlah sekolah di Indonesia. Padahal sejatinya, sekolah merupakan tempat disemainya pemahaman dan pemaknaan kemajemukan sebagai identitas dan kekayaan bangsa. Sepertinya para pendidik harus lebih mengenalkan kembali Ideologi Indonesia yaitu Pancasila dengan semboyan Bhineka Tunggal Ika., bahwa sebagai warga Negara Indonesia memegang pemahaman berbeda-beda tetapi tetap satu. Inonesia sebagai sumber keanekaragaman, baik suku, agama dan ras sehingga inilah yang harus dijadikan pondasi besar untuk menajaga keutuhan Negara.
Sungguh tugas berat bagi warga pendidik untuk dapat melindungi siswa agar terhindar dari karakter yang tidak terpuji ini. Zaman sudah mulai mengerogoti generasi muda kita dengan mudahnya semua chanel dan akses dapat diunduh secara bebas.
Peranan keluarga khususnya orangtua dalam mendampingi tumbuh kembang anak sungguh sangat berharga karena itulah keluarga merupakan pondasi pendidikan pertama dan utama, karena di keluarga lah peranan agama awal mula dikenalkan dan anak dapat memfilter sendiri hal-hal yang dianggap negative dan merusak masa depannya. Sekolah menjadi rumah kedua untuk anak haruslah dibuat senyaman mungkin, pendidikan agama dapat ditindaklanjuti di sekolah dengan melalui pendampingan layanan khusus
Jumat, 14 Januari 2022
TAK ADA ANAK YANG BODOH by Kak Yudi Febrianto
Selasa, 26 Januari 2021
Kamis, 21 Januari 2021
Sabtu, 16 Januari 2021
Jumat, 15 Januari 2021
*Kumpulan Modul GP/PKB untuk SMA/SMK 40 Mapel* :
1. Bhs. Indonesia http://bit.do/01_indonesia
2. Bhs. Inggris http://bit.do/02_inggris
3. Bimbingan Konseling http://bit.do/03_BK
4. Fabrikasi Logam http://bit.do/04_Fabrikasi_Logam
5. Kewirausahaan http://bit.do/05_Kewirausahaan
6. Matematika http://bit.do/06_Matematika
7. Audio Video http://bit.do/07_Audio_Video
8. Elektronika Industri http://bit.do/08_Elekronika_Industri
9. Fisika http://bit.do/09_Fisika
10. Kimia http://bit.do/10_Kimia
11. Pemesinan http://bit.do/11_Pemesinan
12. Teknik Gambar Bangunan http://bit.do/12_Gambar_Bangunan
13. Teknik Instalasi Tenaga Listrik http://bit.do/13_T_Instalasi_T_Listrik
14. Teknik Komputer Jaringan http://bit.do/14_Komputer_Jaringan
15. Teknik Kendaraan Ringan http://bit.do/15_Kendaraan_Ringan
16. Penjas http://bit.do/16_PJOK
17. Pkn http://bit.do/17_PKn
18. Teknik Gambar Mesin http://bit.do/18_T_Gambar_Mesin
19. Teknik Sepeda Motor http://bit.do/19_T_Sepeda_Motor
20. Administrasi Perkantoran http://bit.do/20_Adm_Perkantoran
21. Akuntansi http://bit.do/21_Akuntansi
22. Jasa Boga http://bit.do/22_Jasa_Boga
23. Farmasi http://bit.do/23_Farmasi
24. Keperawatan http://bit.do/24_Keperawatan
25. Pemasaran http://bit.do/25_Pemasaran
26. Tata Busana http://bit.do/26_Busana
27. Tata Kecantikan Kulit http://bit.do/27_Cantik_Kulit
28. Tata Kecantikan Rambut http://bit.do/28_Cantik_Rambut
29. Basa Sunda http://bit.do/29_Basa_Sunda
30. Geografi http://bit.do/30_Geografi
31. Antropologi http://bit.do/31_Antropologi
32. Modul Autis http://bit.do/32_Modul_Autis
33. Ekonomi http://bit.do/33_Ekonomi_SMA
34. Sejarah http://bit.do/34_Sejarah
35. Seni Rupa http://bit.do/35_Seni_Rupa
36. Seni Tari http://bit.do/36_Seni_Tari
37. Sosiologi http://bit.do/37_Sosiologi
38. Tuna Daksa http://bit.do/38_Tuna_Daksa
39. Tuna Grahita http://bit.do/39_Tuna_Grahita
40. Tuna Netra http://bit.do/40_Tuna_Netra
Selasa, 12 Januari 2021
Salam.
Bagi bapak/ibu guru Bahasa Arab yang membutuhkan guna melaksanakan pembelajaran jarak jauh di masa pandemi Covid-19 ini, silahkan akses website nya dan download aplikasi androidnya.
https://mts-arabic.blogspot.com/2020/08/e-learning-bahasa-arab-versi-website-dan-aplikasi-android.html
Catatan:
_Aplikasi E-Learning berbasis aplikasi android ini GRATIS 100 %. Jadi, jika ada yang membutuhkan, silahkan bagikan tanpa syarat apapun._
Semoga manfaat.
Jumat, 08 Januari 2021
KI dan KD selama pandemik
*LINK KI KD KONDISI KHUSUS KEMENDIKBUD*
Lampiran SK balitbang dpt diunduh per mpel disini.
Ki & KD yg sdh di sesuaikan utk kondisi khusus.
👇👇👇
https://simpandata.kemdikbud.go.id/index.php/s/69GscKjj5DzSzkP
Selasa, 15 Desember 2020
Pelatihan
https://youtu.be/KqTtg3DZ_ow
*Mengenal 4 Pendekatan Membimbing Baca* https://youtu.be/ckigXjSLqY0
: *Materi Kedua*
*Apa yang terlebih dahulu diperkenalkan kepada anak* https://youtu.be/QsSH01v2Zgs
Materi ketiga
*MEMBACA KATA SETELAH SISWA MENGENAL HURUF B*
Ada ungkapan dari seorang motivator,” SETIAP KATA PUNYA MAKNA. SETIAP MAKNA MEMBERIKAN RASA, DAN RASA AKAN MENGAHDIRKAN REALITA. Jadi hati-hati dengan kata yang kita ucapkan.
Prinsip ini dipakai oleh LES CAPER ketika memperkenalkan kata-kata kepada siswanya. Seperti saya sampaikan sebelumnya, setelah mengenal huruf b, siswa akan langsung dilatih membaca kata. Kata-kata yang diperkenalkan adalah yang hanya memiliki konsonan b. Misalnya, Ibu, abi, ubi, beo, bobo, bibi, iba, ebi, dan lain-lain
Saya menghindari kata-kata yang tidak punya makna, misalanya: buba, oba, biba, ebo, dst, meskipun untuk sekedar latihan. Saya merasakan ada emosi di anak ketika mengucapkan kata yang bermakna. Terlebih, kata pertama yang diucapkan adalah kata “ibu”.
Jangan heran ketika tiba di rumahnya, si anak akan teriak bangga bahwa dia sudah bisa membaca kata ibu. Karena dilengkapi dengan flashcards, murid-murid LES CAPER bisa langsung menunjukan kepada orang tua mereka kemampuan membaca.
Selamat Mencoba
Pak Mubarok
https://youtu.be/ZOMapLiKIMU
https://youtu.be/sSjZbNE9hbE
Belajar Membaca dengan Flashcards*
https://youtu.be/L0BHxHwdwd4A
FTAR VIEDO PAK PAK MUBAROK. UNTUK MEMBUKANYA, SILAHKAN DI KLIK LINK BERWARNA BIRU*
*1. Mengenal aiueo dengan lagu.* https://youtu.be/B4FZ4w-qd7c
*2. Mengenal aiueo dengan dadu dan flashcards* 👇https://youtu.be/nGcAz0EomWc
*3. Teknik asosiasi untuk memperkenalkan huruf* klik👇 https://youtu.be/7PgSvtUjXdI
*4. Mengeja versus suku kata* 👇
https://youtu.be/3oWgk95iR5A
*5. Belajar suku kata dengan lagu* klik link 👇https://youtu.be/KqTtg3DZ_ow
*6. Membaca kata setelah mengenal huruf B* klik 👇
https://youtu.be/YovToR-M204
*7. Belajar membaca dengan tepuk kata* 👇https://youtu.be/8Y_4Ci-39k4
*8. Siswa sulit membedakan huruf b, p, d, dan q, kenapa?*👇 https://youtu.be/NL-_p3w4_3I
*9. Modul Calistung praktis*👇 https://youtu.be/Qpgj-AqGP8Y
*10. Serunya hari pertama kelompok bermain* Klik https://youtu.be/djBh6bfvEk8
*11. Permainan merangkai buah* 👇 https://youtu.be/iYQKacEbSNY
*12. Berhitung 1. - 5 dengan lagu*👇
https://youtu.be/JgiGuYaKDeg
*13. Anak cepat bosan belajar baca tulis, bagaimana solusinya?* 👇https://youtu.be/JvmRhqwcFgI
*14. Mengajar Bahasa Inggris Kelompok bermain*👇 https://youtu.be/Z4v4yvzSNNU
*15. Hari pertama murid TK belajar bahasa Inggris.*👇 https://youtu.be/JClIUIJMqLw
*16. Pak Mubarok mengajar Inggris di TKPutra Kalimalang* https://youtu.be/1DjK7cMiLUQ
*17. Di usia berapa anak mulai belajar baca tulis* 👇
https://youtu.be/yycQXESxexo
*18. Membangun kedekatan guru dan siswa denga teknik SOFTEN* https://youtu.be/w_L0NFKqjl0
*19. Tiga Gaya Belajar Siswa*
https://youtu.be/NAg6NTegfJ8
*20. Komunitas calistung praktis Hong Kong* 👇https://youtu.be/JHlxu8JFhvI
*Belajar membaca, huruf kecil atau huruf besar dulu?* https://youtu.be/zeeGmlc1wnA
*Mengenal Ragam Metode Membimbing Baca* https://youtu.be/ckigXjSLqY0
*Tiga hal ini harus dihindari saat membimbing baca tulis*
https://youtu.be/B5EpikCbVJ0
[15/12 21.27] +62 878-8895-5637: *Belajar Membaca dengan Flashcards*
https://youtu.be/L0BHxHwdwd4
[15/12 21.27] +62 878-8895-5637: *Apa materi pertama yang diajarkan ke anak* https://youtu.be/QsSH01v2Zgs
Kamis, 29 Oktober 2020
Semangat pagi
Dibalik azab berkumandang
Rinau hujan semalam
Dan Embun menyelimuti pagi
Ibarat semangat pagi
Ku mulai pagi ini dengan basmalah
Dengan antusias yang membara
Seperti kobaran api bergejolak
Awali pagi dengan penuh semangat
Dengan senyum ceria
Seperti bunga yang bermekaran di taman
Semangat Pagi ... Pagi.. pagi ... Pagi
Tersenyumlah seperti mentari bersinar ..
Tebarkan energi positif ke sesama
Hidup itu indah
Jangan menyerah
Senin, 28 September 2020
“JODOHKU ITU KAMU”
Dalam Al-quran menjelaskan bahwa manusia diciptakan berpasang-pasangan yaitu
di dalam surah:
Arab-Latin: Wa min āyātihī an khalaqa lakum min anfusikum azwājal litaskunū ilaihā wa ja'ala bainakum mawaddataw wa raḥmah, inna fī żālika la`āyātil liqaumiy yatafakkarụnTerjemah Arti: Dan di antara tanda-tanda kekuasaan-Nya ialah Dia menciptakan untukmu isteri-isteri dari jenismu sendiri, supaya kamu cenderung dan merasa tenteram kepadanya, dan dijadikan-Nya diantaramu rasa kasih dan sayang. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda bagi kaum yang berfikir.Tafsir Quran Surat Ar-Rum Ayat 21 21. Dan di antara tanda-tanda-Nya yang agung sekaligus menunjukkan kekuasaan-Nya dan keesaan-Nya, bahwa Dia menciptakan untuk kalian -wahai orang laki-laki- dari jenismu pasangan-pasangan agar jiwa kalian merasa cenderung dan tenang kepadanya karena ada kesamaan di antara kalian. Dan Dia menjadikan rasa cinta di antara kalian dan mereka. Sesungguhnya di dalam hal itu sungguh terdapat bukti-bukti dan tanda-tanda yang jelas bagi orang-orang yang berfikir, karena hanya orang-orang yang berfikir sajalah yang bisa mendapatkan faedah dari pemikiran akal mereka.
Dan di antara tanda-tanda kekuasaan-Nya ialah Dia menciptakan untukmu
isteri-isteri dari jenismu sendiri, supaya kamu cenderung dan merasa tenteram
kepadanya, dan dijadikan-Nya diantaramu rasa kasih dan sayang. Sesungguhnya
pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda bagi kaum yang berfikir.
Perkenalan
Namaku
adalah Putri Salsabila Nafiyah. Aku adalah anak ke tiga dari empat bersaudara.
Ibuku adalah seorang guru berkebutuhan khusus, sedangkan ayahku adalah seorang
polisi. Aku bersyukur diberikan keluarga yang penuh perhatian dan penyayang.
Ayah seorang pekerja keras dan selalu mengutamakan kejujuran. Ayah menolong
orang tanpa pamrih. Sekalipun banyak orang yang datang memberikan berbagai
macam makanan. Ayah selalu memberitahu kepada ibu jangan mengambil barang dari
mereka. Karena bagi ayah mereka juga orang susah. Barang dagang mereka itu
adalah modal mereka mencari nafkah, itu kata ayah. Jadi, setiap kali mereka
datang ke rumah ibu, selalu menolak dengan halus barang pemberian dari mereka. Dan
aku mempunyai dua kakak perempuan dan satu adik perempuan.
*
* *
Tahun ini, aku diterima disalah satu perguruan
tinggi di kotaku. Aku senang diterima di fakultas keguruan dan ilmu pendidikan.
Jurusan pendidikan luar biasa. Kenapa aku mengambil jurusan itu? Karena aku
belajar dari ibuku. Ia adalah orang yang sabar menghadapi anak yang
berkebutuhan khusus dengan berbagai macam karakter. Setiap kali aku melihat
mereka. Dalam hati aku berkata: “Ya Allah dibalik keterbatasan mereka, Engkau
memberikan kelebihan yang luar biasa. Sungguh besar kuasaMu”. Hari yang aku
tunggu-tunggu adalah Ospek. Di mana setiap mahasiswa baru melaksanakan yang
namanya perkenalan kampus. Dan kami pun dibagi berdasarkan regu dari berbagai
fakultas. Kebetulan aku satu kelompok dengan Vera. Vera adalah teman sekolahku.
Kami sama-sama bersekolah di Madrasah Aliyah Negeri Tarakan. Vera itu orang
cantik, ramah, baik hati, dan suka menolong. Makanya banyak pria yang suka
mendekatinya dan berteman dengannya. Kata Vera besok pagi kita pergi bareng ke
kampus. Ia yang akan menjemput ku. Aku pun tidur malam lebih awal dari pada
biasanya.
*
* *
Suara
azan mulai berkumandang, aku terbangun dari mimpi indahku. Aku mulai merapikan
tempat tidur, mandi, shalat, setelah itu, aku bersiap-siap. Tak lama kemudian
Vera datang menjeputku. Dan berkata “Putri ayo kita ke kampus!” Katanya sambil
menarikku untuk bergegas.
Aku
ku berkata : “Sabar Vera, Aku baru memasang tali sepatuku!”
Kemudian,
kami pun pergi menuju kampus. Udara pagi begitu dingin sampai masuk ketulang
tubuhku. Tibalah kami di gerbang kampus. Salah satu panitia menghampiri kami
lalu menyuruh kami mendorong motor. Ia berkata: “Motor kalian tidak boleh
dikendarai! Tapi wajib didorong, hingga parkiran.
Bayangkan
pakiran itu berjarak sekitar 100 meter. Aku dan Vera saling berpandangan seakan-akan
kami saling mengerti satu sama lain.
“Kakak
parkiran itu jauh dari sini. Kak lihat, kami ini wanita. Apa kak tidak ada peri
kemanusian kepada kami?” Kata Vera dengan wajah emosi.
“No. Ingat ya! Apa yang dikatakan senior
itu selalu benar! Jadi, kalian itu MABA (Mahasiswa Baru), kalau dikasih tahu
senior dengar! Saya tidak mau tahu! Ayo dorong motornya hingga parkiran atas!”
Kata senior dengan wajah cool dan cuek.
“Baik
kak” jawab kami serentak sambil mendorong motor hingga parkiran.
Tak
lama, kemudian ada sesosok pria yang makin lama semakin mendekat dari arah
kejauhan. Dia adalah kakak Vera. Alangkah terkejutkan kakak Vera melihat
adiknya mendorong motor dengan keringat bercucuran.
“Sini
abang bantu. Siapa yang berani membuat adik ku hingga seperti ini?” Kata Abang
Vera dengan wajah tak terima. Sambil mengirim pesan menanyakan siapa yang
membuat adiknya seperti ini kepada panitia ospek yang lainnya.
Vera
menjawab “Itu bang, panitia ospek, alias senior yang sok cool. Ade lupa namanya. Dia laki-laki, posturnya tinggi tapi
kurus. Wajahnya tampan sih, Cuma cuek.
Bad mood ade dibuatnya. Sambil
menarik tangan abangnya. Vera berkata dengan wajah memelas dan mengatakan “Abang
ade cape, ade mau istirahat. Boleh?”
“Iya
pergilah! Istirahat di sana! Kantin sudah buka. Jangan lupa sarapan! Nanti
abang lagi yang dimarah mama kalau kamu sakit de. Dikirain abang ngak perhatian lagi sama kamu de. Tak
lama bunyi pesan masuk. Abang sudah tahu sekarang siapa yang membuat kamu
seperti ini. Dia adalah teman abang. Namanya Andre. Dia teman abang yang belum
abang kenalin ke kamu de. Sebentar dia nyamperin kamu de.” Kata Abang Vera yang
bernama Ilham.
Saat
aku melihat mereka (Vera dan abang Iham) dalam hati aku berkata.”Kapan aku
punya kakak laki-laki? Yang bisa selalu menjagaku. Tanyaku dalam hati, dan Vera
menepuk pundakku dan berkata:
“
Ayo Put kita ke kantin. Aku cape. Aku
haus? Kamu juga samakan?” Tanya Vera kepadaku dan membuat lamunanku terhenti.
“Iya sih.
Cuma kita kan lagi ospek dan wajib mengikuti kegiatan ospek. Aku kembali saja
ya Ver. Ngak enak dilihat sama teman
yang lain.” Kataku sambil memohon kepada Vera.
“Iya
kembalilah. kata Vera dengan wajah sedikit sedih, karena Vera harus ke kantin
sendiri.
Aku
berjalan menuju lapangan di mana mahasiwa baru berkumpul. Dan aku mulai mencari
reguku yang bernama “hati”. Dari sekian banyak regu yang ada. Akupun mulai
membaca satu persatu tulisan yang ada di setiap regu. Akhirnya, aku menemukan
reguku. Alhamdulillah ketemu juga.
Saat aku ingin masuk barisan. Terdengar suara berat dari seorang lelaki yang
berteriak.
“Hai
. . . kamu wanita yang memakai jilbab hitam yang ingin masuk ke barisan. Kesini!
Aku menoleh dan bingung maksudnya aku yang dipanggil kak itu.”
“Iya!
Siapa lagi kalau bukan kamu! Lihat mahasiswa yang lain semua duduk kamu saja
yang berdiri dan saya perhatikan kamu sibuk mondar-mandir mencari regu!” kata
pria itu dengan wajah melotot.
“Maaf
kak. Saya terlambat masuk barisan. Maaf. Kataku sambil menundukkan kepala.”
“Angkat
wajah kamu dan lihat ke saya! Kamu kalau terlambat lapor panitia! Mengerti!
Jangan asal, nyelonong masuk ke dalam
barisan! Saya adalah senior pendamping di regu kamu! Jadi kamu harus izin ke
saya dulu! Baru, kamu boleh masuk ke dalam barisan! Mengerti!” Kata kakak
senior itu dengan wajah melotot dan urat-urat wajahnya tampak terlihat jelas
bahwa iya sedang marah.
“Iya
kakak maaf. Maaf.” Kata-kata itu yang aku ulangi sambil memasang wajah memelas.
“Sudah!
Kembalilah! Tapi sebelum kembali, perkenalkan nama saya adalah Muh. Adam.
Panggil saja Kakak Adam atau Abang Adam. Jadi, kalo ada apa-apa jangan lupa
kasih tahu saya. Karena saya bertanggung jawab atas semua anggota regu hati”.
Jawabnya Kak Adham dengan wajah yang
mulai melunak.
“Siap
kak. kataku sambil masuk ke dalam
barisan.
*
* *
Setelah, satu minggu melewati masa ospek, akhirnya aku merasakan yang nama kuliah. Aku sudah tak sabar menerima materi perkuliah. Bertemu dengan orang-rang baru dan belajar memahami karakter mereka. Aku masuk di ruang A PLB, aku tersenyum dengan teman lokalku yang mulai duduk dikursinya masing. Aku mulai menghafal setiap nama teman lokalku. Ada tiga puluh orang teman dalam satu lokalku. Semester awal mata kuliahku sangat padat. Maklum mahasiswa baru. Dan perkuliahan pertama dimulai dengan mata kuliah adalah psikologi pendidikan. membahas tentang karakter manusia yang unik dan beragam. Aku sungguh tertarik apalagi berhubungan dengan namanya manusia makhluk sosial dan memiliki beragam karakter. Sangking penasaran dengan mata kuliah psikologi, aku mencari buku tentang psikologi di perpustakaan kampus.
Pertengkaran
Kecil
*
* *
Saat
aku memasuki perpustakaan. Suasana sunyi dan senyap. Para mahasiswa pada fokus
dengan buku bacaan mereka. Ada juga, mahasiswa yang sedang mengerjakan tugas
kuliah. Akupun melanjutkan menyelusuri lorong perpustakan dan melihat rak yang
bertuliskan psikologi. Aku mulai memperhatikan setiap judul di rak psikologi.
Saat aku ingin menarik buku, buku itu terasa berat dan ternyata ketika aku
menariknya ada juga tangan yang menarik
buku yang ingin aku baca. Tanpa sadar kami pun tarik-menarik buku itu. Dan
akhirnya aku lelah, tenagaku tak sebanding dengan tenanga pria itu. Aku melihat
di cela-cela buku ternyata pria itu adalah Kak Adam. Mata kami saling beradu
pandang. Setelah melihatnya, aku langsung menundukkan pandanganku. Astagfilullah Aladzim. Kataku dalam hati.
Tak
lama Kak Adam berdiri dihadapanku sambil berkata “Ini ambil. Tadi saya
bercanda. Dari awal kamu memasuki perpustakan. Saya sudah mengamati kamu dan
mulai mengikuti kamu dari belakang. Hingga kamu tidak menyadari kehadiranku de.
“ Kata Kak Adham sambil memperhatikan wajahku dan ia berkata “De kamu itu Ayu.
Nama kamu sesuai dengan wajah kamu. Dari awal ospek, Kak sudah menaruh hati
kepada mu sejak pandangan pertama. Saya seorang pria yang tidak suka basa-basi
kepada setiap wanita. “ Kata Kakak Adham.
Aku
tak berani melihat wajahnya. Sebenarnya aku ingin kabur. Aku tidak terbiasa
mendengar kata-kata manis seorang pria. Dari dulu aku selalu menjaga diri dan
pergaulanku. Orang tua ku mengajarkan tentang agama dan adab bagaimana bergaul
dengan pria. Aku selalu menjaga jarak dan bicara seperlunya. Aku pun berkata
kepada Kak Adham. “Maafkan saya kak! Saya sudah selesai mencari buku. Saya
permisi kak.” Aku tak menanggapi perkataan Kak Adham. Dan pergi meninggalkan
Kak Adham seorang diri di balik lorong buku dan aku pun pulang ke rumah.
*
* *
Setibanya
di rumah. Ponsel ku pun berbunyi. Ada pesan masuk dari nomor +62852334555xx :
De.
Ini Kak Adham. Kakak suka sama kamu de. Kenapa setiap kali kakak ingin dekat ke
kamu? Kamu selalu menghidar dari kak. Sebenar kamu itu kenapa de? Kamu normal de? Kamu masih suka sama pria kan de? Apa bukan tipe pria yang kamu de?
Saat
membaca pesan dari Kak Adham yang berisi pertanyaan. Ada satu pertanyaan yang
membuat hatiku panas. “Kata kamu normal de? What?
Memang aku kenapa ngak normal? Apa maksud
Kak Adham berkata demikian?” Tanyaku dalam hati. Aku mulai beristigfar dan mulai melentikan jari jemariku dengan menuliskan
rangkaian kata-kata.
“Assalamualaikum warohmatullahi wabarakatu.
Maaf Kakanda Adham. Saya tidak kenapa-kenapa. Saya dalam kondisi baik. Saya wanita
normal dan masih waras Kakanda Adham. Kata-kata manis Kakanda tidak
meluluh-lantahkan hati ade. Bagi ade, kak sama dengan pria yang lainnya
selalu mengumbar kata-kata manis kepada setiap wanita. Saran ade tolong dijaga
lidah dan jari-jemari kakanda untuk tidak mengumbar janji manis kepada setiap
wanita. Karena seorang lelaki dilihat bukan hanya dari paras yang tampan,
tetapi juga akhlak dan tutur kata, serta bisa menjaga dirinya dan menundukan
pandangan dari wanita. Maaf jika
rangkaian tulisan ade, menggoreskan
luka di hati kakanda. Ade menghaturkan
beribu kata maaf kakanda tolong jangan mengusik kehidupan ade lagi. Sekian dan terima kasih. Walaikumsalam warohmatullah wabarakatu. Aku pun mengirim pesan itu
kepada Kakanda Adham.
Betapa
kerkejutnya Kak Adham ketika membaca pesan dari Putri. Tak ada satu pun wanita
yang tidak suka kepada ku. Mereka datang sendiri menawarkan diri mereka
kepadaku. Sedangkan wanita satu ini sungguh berbeda. Awalnya aku iseng ingin
mengodanya. Tetapi aku malah mendapatkan tamparan keras dari wanita satu ini.
Putri kamu meremahkan ku dan mulai menjatuhkan harga diriku. Baiklah, aku akan
buktikan aku bisa berubah. Dengan wajah emosi Adham tetap mengirim pesan kepada
Putri.
De.
Jujur ya, tadi saya hanya mengodamu. Apa kamu sama itu sama dengan perempuan
lain yang mudah dirayu dengan kata-kata manis langsung melayang. Ade, bukanya
saya sombong. Saya pria populer di
kampus. Jadi, mudah bagi saya untuk mendapatkan wanita. Mereka
sendiri yang datang kepada saya. Tanpa harus saya rayu. Terima kasih de, atas kata mutiaramu itu, akan selalu
Kakak ingat. Karena ade telah
menjatuhkan harga diri kakak sebagai laki-laki. Kakak akan buktikan bahwa apa
yang ade pikirkan tidak benar! Ingat
ya de. Benci itu beda-beda tipis dengan
cinta. Jadi jangan membenci kak secara berlebihan dengan kata-kata agamismu
itu!
Ketika
membaca pesan dari Kakak Adham, aku langsung beristigfar. Astagfirullah Aladzim. Maafkan hambaMu ini Ya Robb. Maafkan jika tanpa sadar membuat
hati orang lain tersakiti. Engkau yang membolak-balikkan hati seorang hamba,
tetap hati hamba di atas keimananMu Ya Robb.
*
* *
Dari
peristiwa itu, Kakak Adham tidak pernah lagi menegur dan menyapaku. Alhamdulillah. Aku bersyukur atas sikap
Kakak Adham kepada Ku. Kuliahku pun berjalan dengan semestinya bahkan beberapa
semester ini aku mendapatkan nilai terbaik di lokalku. Dan mata kuliah di
semester atas sudah mulai berkurang, karena aku sudah mengambil di semester
bawah. Hingga pada suatu hari, saat aku mengendarai sepeda motor dengan
kecepatan yang rendah, aku melihat di samping sebelah kiri banyak pepohonan dan
kebun. Udaranya begitu segar. Betah indah
ciptaan Yang Maha Kuasa. Masyaallah.
Tiba-tiba
terdengar bunyi brak . . . Aku
menabrak motor di depan ku. lampu belakang motornya pecah. Untung orang tidak
apa-apa. Ia berhenti mendadak. Sehingga, membuatku kaget dan mecengkram kedua stang motorku dengan kencang. Astagfirullah
alazim jawabku dalam hati. Ia mulai menghampiriku sambil membuka
kacamatanya dan melihatku. Betapa terkejutnya aku. Dia . . . kan Kakak Adham. Kataku
dalam hati sambil menundukkan pandanganku.
Kakak
Adham berkata: “Hai . . . kamu! Wanita yang dari tadi melihat ke bawah. Ada apa
dengan di bawah? Coba kamu lihat motor antik saya. Lampu belakang motor saya
pecah.
Aku
menolehkan wajahku yang sebagian tertutup oleh masker untuk melihatnya, maklum ia orangnya tinggi. Aku pun
berkata: “Maaf ya Mas. Saya tidak bermaksud untuk membuat motornya mas lecet!
Bukan salah saya juga. Mas sendiri berhenti mendadak, sehingga membuat saya
kehilangan keseimbangan. Imbasnya
motor kita sama-sama lecet dan saya juga tidak minta ganti rugi ke mas! Padahal
mas yang berhenti seenaknya tanpa leting.” Jawabku.
Saat
aku berbicara ia mulai mengamati wajahku dengan saksama. Ia pun berkata: “Kamu
itu Putri? Benar kamu Putri? Buka masker kamu de?” Kamu pura-pura tidak
mengenaliku? Jangan kaya gitu de.
Bicaralah de.” Kata Kakak Adham.
“Iya
Kakak. Saya Putri. Cukup sampai di sini pembicaraan kita kakak. Maaf ya kak
saya pamit. Permisi. Assalamualaikum.
Kata Putri sambil meninggalkan Kakak Adham.
Kakak
adham mulai berusaha menahan emosi yang ingin diluapkannya. Ia hanya terdiam
saat Putri pergi berlalu darinya. Moodnya
yang awalnya bagus setelah melihat Putri berubah menjadi galau. Karena ia mulai
jatuh cinta kepada Putri sejak pandagan pertama. Tak ia tak berani mendekati Putri.
Sekalipun Ia usaha untuk dekat dengan Putri. Putri selalu menolak dengan
berbagai alasan.
*
* *
Sejak saat itu, Kakak Adham mulai belajar memperdalam ilmu agama dan mulai memantaskan diri. Hingga akhirnya Ayah Kak Adham menjodohkan Kakak Adham dengan anak temanya. Sedangkan, aku juga dipanggil oleh ayah. Ayah mengatakan bahwa aku juga telah dijodohkan dengan anak teman leting ayah. Ayah mengatakan pria yang dijodohkan kepadaku adalah pria yang baik akhlaknya, tampan, bertanggung jawab, serta sholeh. Insyaallah bisa menjadi imam yang baik buat ade. Dan satu hal lagi de. Pekerjaan anak Om Tito adalah polisi sama seperti ayah. Aku hanya bisa pasrah dan merima. Karena ayah selama ini selalu memberikan yang terbaik bagi anaknya.
Perjodohan
*
* *
Sore
hari pun tiba. Hatiku berkecamu. Dag . .
. Dig . . . Dug . . . memikirkan sosok seperti apa pria yang dijodohkan
kepadaku. Tak lama lamuanku terhenti saat mendengar bel rumah berbunyi. Ting . . .Tong. . . Ibu dan Ayah
mempersilahkan Om Tito dan anaknya untuk masuk ke dalam rumah. Tak lama
kemudian, aku dipanggil oleh ibu untuk bertemu Om Tito dan anaknya. Saat aku
mulai melangkah menuju ruang tamu. Jantungku berdetak tidak menentu. Ayah
menyuruhku duduk tepat disampingnya, pas di depan Om Tito berserta anaknya. Om
Tito mengatakan, “Wah Putri memang cantik.”
Aku
hanya tersipu malu dan masih tetap menundukan pandangan ke bawah. Saat ayah
berkata “De lihat pria yang ada di depan mu itu adalah anak Om Tito”.
Saat
ayah berkata begitu. Jatung rasanya ingin berhenti. Aku malu. Aku takut. Tapi
aku harus tetap melihat wajah pria itu. Bismillah.
Aku memberanikan diri melihat pria yang duduk di depanku. Dan betapa
terkejutnya aku, pria itu adalah Kakak Adham.
Kakak
Adham mulai membuka pembicaraan dengan mengatakan “Assalamualaikum Putri?” Saat itu hatiku bergetar, melihat mata yang
meneduhkan dan sikap yang berbeda sewaktu pertama kali bertemu.
“Walaikumsalam”
jawabku sambil menundukkan pandagan.
Tanpa
basa basi Kakak Adham langsung mengkhitbahku
di depan orang tuaku. Ia mengatakan bahwa ia telah lama mengenal ku, tapi aku
selalu bersikap cuek terhadapnya. Ayah
pun menerima lamaran Kakak Adham. Selang beberapa hari kami pun menikah. Kakak
Adham mengatakan “Cinta yang dibangun karena Allah itu begitu indah. Saat kakak
menjauh dari ade. Dan mulai memantaskan diri, Allah mendekatkan ade dengan
kakak di waktu yang tepat. Memang betul jodoh itu cerminan. Wanita yang baik
hanya untuk pria yang baik begitu juga sebaliknya. Ternyata jodohku itu kamu
de. Kata kakak Adham membuatku tersipu malu. Betapa indahnya pernikahan
dibangun karena Allah.
Jumat, 18 September 2020
Air mata bahagia
Taukah kamu apa yang membuatku bahagia?
Saat banyak orang menghadiri dan mendoakan kita.
Saat kamu meminangku dan mengucapkan janji suci
Saat itu perasaanku tak karuan... Rasa haru dan kebahagian datang secara bersamaan
Saat kamu pak penghulu mengatakan sah air mata bahagia jatuh dipipi...
Sekarang aku dan kamu menjadi kita. Menjadi satu ikatan yang diridhoi Allah..
Rabu, 16 September 2020
Masakan favoritku
Masakan ibu
Ibu taukah kamu bahwa hal yang paling aku rindukan ketika jauh darimu ada masakan dari tangan mungilmu. Entah mengapa masakan itu selalu menjadi candu bagi anakmu yang sedang merantau.
Ibu masakanmu memiliki ciri khas tersendiri. Bahkan etika aku hamil dan ngidam masakan buatamu. Aku tak ingin merepotkan engkau dengan membuatkan masakan untukku. Suamiku adalah seorang chef tapi entah mengapa ia membuat masakan tidak sama dengan yang ibu buat.
Ayam kecap merupakan salah satu dari sekian banyak makan favorit yang aku suka ketika engkau memasaknya. Aroma yang khas dan rasa yang tak tertandingi merupakan nikmat yang tak bisa diungkapkan dengan kata-kata.
Terimakasih ibu engkau selalu membuat makan dengan tulus dan kasih sayang sehingga makan itu selalu kuridukan...
Sehat selalu ibu. Masakanmu adalah masakan favorit setiap anakmu 🥰😘😘🤗🤗
Malaikat pelindung
Ayah
Ayah engkau adalah malaikat pelindung.
Tanganmu yang kokoh menjadi tempat kami sandar kami.
Engkau yang membanting tulang mencari nafkah untuk keluarga
Tak peduli siang malam engkau tak letih untk menghidupi keluargamu
Ayah engaku adalah orang yang tak banyak berbicara
Tapi perhatianmu selalu melalui tindakan
Pelukan hangatmu tak tergantikan
Tangan kasarmu menunjukkan bagaimana engkau berjuang keras untuk keluargamu
Ayah engkau adalah pria yang sabar, rendah hati, jujur, taat, dan memiliki jiwa sosial.
Ayah engkau adalah panutan kami.
Sekalipun ragamu tak dapat kami sentuh
Doa kami selalu menyertaimu
Tersenyum disana bahwa anakmu sekarang telah tumbuh menjadi seorang anak yang telah dewasa bahkan telah memberikan engkau cucu
Berbahagia disana bersama sang khalik
Love u ayah
Barakallah Fii umriik sayang
Barakallah fii umriik anakku Engkau yang menjadi pertama penghuni rahimku Malaikat kecil yang tumbuh dan berkembang Hingga me...
-
Selamat malam semuanya. Malam ini kita akan mendapatkan pencerahan dari pak Haji Encon Rahman. Beliau guru berprestasi dari Majal...
-
Assalamualaikum warohmatullahi wabaraktuh. Selamat Malam Semuanya, WA Group ini kami kunci dulu semnetara untuk membaca KULWAT, Kuli...
-
Assalamu alaikum wr. wb Bpk./ Ibu grup belajar menulis gelombang 7. Selamat Malam. Alhamdulillah berkah bagi kami bisa bergabung dala...
-
Dalam dunia pendidikan terdapat tiga dosa pendidikan. Sebelum kita mengetahui apa itu tiga dosa pendidikan kita harus mengetahui...